Apartemen Lucky Plaza

Ketika anda ingin bepergian/jalan-jalan ke singapura, tentunya yang pertama yang anda pikirkan adalah penginapan, dan trend di kalangan orang indonesia untuk menginap di singapura adalah apartemen lucky plaza, dengan alasan dekat dengan rumah sakit, dekat dengan orchad yang terkenal, dan satu lagi katanya sih murah.

apartemen singapura

Saya Ketika Di Singapura :-)

Saya masih ingat ketika pertama kali saya ke Singapura untuk bekerja, saya kaget perusahaan saya juga memilih apartemen lucky plaza sebagai tempat tinggal saya, pada hal saya bekerja di Jurong Island yaitu kawasan industrinya singapura, dan saya harus menempuh perjalanan dengan MRT kira-kira 40 menit, terus lanjut lagi dengan bus untuk masuk ke Jurong Island kira-kira 15 menit.

Dengan demikian artinya sangat tidak masuk akal kalau dihitung dari segi efisiensi waktu, saya harus membuang waktu di perjalanan ± 1 jam, padahal ada apartemen di daerah yang lebih dekat dengan Juron Island dengan harga yang sangat jauh lebih murah. Kenapa apartemen lucky plaza ini sangat terkenal di antara orang indonesia ?

Okelah mungkin bagi perusahaan saya itu tidak masalah, tapi yang menjadi catatan saya adalah apartemen lucky plaza begitu terkenal nya, bahkan seolah-olah lucky plaza adalah wajib bagi warga indonesia yang ingin menginap di singapura. Terlebih saat high season seperti liburan sekolah, maupun hari libur besar lainnya, yang namanya apartemen lucky plaza penuh sesak, kalau tidak booking dulu jangan harap bisa dapat kamar, dan satu lagi yang pasti harganya juga otomatis naik banyak.

Jadi sepertinya bahwa apartemen lucky plaza adalah segala-galanya bagi warga indonesia, padahal kalau saya boleh review dengan jujur bahwa apartemen lucky plaza itu sangat mahal dibandingkan dengan apartemen lainnya dan saya sudah cek harganya, kalau hanya alasan dekat dengan rumah sakit, saya kira dengan sistem transportasi di singapura hal itu tidak jadi masalah.

Saya juga dapat informasi bahwa para pemilik kamar di apartemen lucky plaza kebanyakan di antara mereka adalah menyewa secara tahunan, dan mereka sewakan kembali secara harian bagi wisatawan, dan yang paling parah lagi sebenarnya itu ilegal, artinya dalam peraturan pemerintah Singapura hal itu tidak diperbolehkan.

Jadi intinya dari saya menulis review tentang apartemen lacky plaza ini adalah, bahwa tempat penginapan di singapura bukan hanya di apartemen lucky plaza, masih banyak apartemen lain yang jauh lebih murah dan lebih bagus, atau kalau saya sarankan anda boleh tinggal di hotel karena kalau hitung-hitung harganya tidak jauh beda, bahkan condong lebih murah, untuk melihat-lihat coba lihat KLIK Di SINI, atau mau panduan lengkap untuk jalan-jalan di sangapura KLIK DI SINI. Terimakasih !

The Way You Look At Me

Are YOU Looking for THE WAY YOU LOOK AT ME LYRICS? Here’s CHRISTIAN BAUTISTA THE WAY YOU LOOK AT ME Lyric and chord for you!

christian-bautistaThe Way You Look At Me

By : Christian Bautista

INTRO
No one ever saw me like you do
All the things that I could up to
I never knew just what a smile was worth
But your eyes say everything without a single word

CHORUS
‘Cause there’s somethin’ in the way you look at me
It’s as if my heart knows you’re the missing piece
You made me believe that there’s nothing in this world I can’t be
I never know what you see
But there’s somethin’ in the way you look at me

If i could freeze some moment in my mind
Be the second that you touch your lips to mine
I’d like to stop the clock, make time stand still
‘Cause baby, this is just the way I always wanna feel

(Repeat CHORUS)

BRIDGE
I dont know how or why I feel different in your eyes
All I know is it happens everytime

(Repeat CHORUS)

CODA
The way you look at me

Full Download : Lyrics and Chord The Way You Look At Me

Pantun Perpisahan

Perpisahan adalah akibat dari sebuah adanya pertemuan, ada pertemuan ada pula perpisahan, para pujangga mengolah dua kejadian ini dalam berbagai ungkapan, misalnya“bukan perpisahan yang aku tangisi namun pertemuan yang kusesali”

Nah bagi teman-teman yang mungkin akan mengalami sebuah perpisahan, anggaplah itu sebagai akibat adanya pertemuan, sebaliknya buatlah perpisahan dengan penuh makna, diantaranya mungkin membuat puisi tentang perpisahan, maupun membacakan pantun perpisahan, dll.

Intinya buatlah sebuah perpisahan menjadi sebuah kenangan yang tak terlupakan, untuk membantu teman-teman berikut kami sajikan contoh pantun perpisahan :

BERHEMBUS BAYU ANGIN MENGILIR
SEJUKNYA SAMPAI KEUJUNG POHON
SAMBUTLAH SALAM PESAN TERAKHIR
KUSAMPAIKAN LEWAT UNTAIAN PANTUN.

HENDAK MENEBANG NIBUNG BERDURI
DIBUAT PAGAR TEPI PERIGI
PANTUN DIKARANG MELEPAS DIRI
ENTAHKAN BILA BERJUMPA LAGI.

ORANG MENTIGI MENGAIL TENGGIRI,
TENGGIRI DIJUAL DALAM PEKAN
KAMI YANG PERGI MEMOHON DIRI
SILAP DAN SALAH MOHON DIMAAFKAN.

DARI TUNGKAL PERGI SIANTAN
SINGGAH BERLABUH DI KUALA MARAS
SELAMAT TINGGAL HANDAI DAN TOLAN
KITA BERPISAH KARENA TUGAS.

KALAU TIDAK KARENA UNGGAS
TIDAKLAH RUSAK PADI DISAWAH,
KALAULAH TIDAK KARENA TUGAS
TIDAKLAH KITA AKAN BERPISAH.

TANJUNG SAUH DI PULAU BINTAN
TEMPAT BERLABUH ORANG PENYENGAT.
BERPISAH JAUH BERCERAI BADAN
SAHABAT HANDAI TETAP KUINGAT

GUNUNG BINTAN LEKUK DITENGAH
SAYANG PENYENGAT KUBUNYA TIGA.
HANCUR BADAN DIKANDUNG TANAH.
BUDI KUSANJUNG KUINGAT JUGA.

BUNGA KEMBOJA PUTIH BERSERI
PUTIHNYA MELUR DIUJUNG DAHAN
ATAS KERJASAMA DAN BANTUAN YANG DIBERI
PUJI SYUKUR DAN TERIMAKASIH KAMI UCAPKAN.

KALAU MENJEMUR PAPAN PANJANG
BAIK DISUSUN TEGAK BERDIRI
KALAU LAH ADA UMUR PANJANG
INSYA ALLAH KITA KAN BERJUMPA LAGI.

Demikian beberapa contoh pantun perpisahan yang bisa kami sajikan, silahkan teman-teman pilih pantun yang cocok untuk perpisahan yang teman-teman alami.

Bawang Merah Bawang Putih

Kali ini kita akan menyimak sebuah cerita rakyat yaitu cerita bawang merah bawang putih, tentunya bagi kta orang tua cerita ini tidaklah begitu asing, namun ada baiknya kita simak kembali untuk sekedar mengisi waktu ataupun untuk bahan kita menceritakan kembali kepada anak-anak kita mungkin, mari kita simak cerita bawang merah bawang putih berikut ini :

————————————————————————————————————————————————–

Jaman dahulu kala di sebuah desa tinggal sebuah keluarga yang terdiri dari Ayah, Ibu dan seorang gadis remaja yang cantik bernama bawang putih. Mereka adalah keluarga yang bahagia. Meski ayah bawang putih hanya pedagang biasa, namun mereka hidup rukun dan damai. Namun suatu hari ibu bawang putih sakit keras dan akhirnya meninggal dunia. Bawang putih sangat berduka demikian pula ayahnya.

Di desa itu tinggal pula seorang janda yang memiliki anak bernama Bawang Merah. Semenjak ibu Bawang putih meninggal, ibu Bawang merah sering berkunjung ke rumah Bawang putih. Dia sering membawakan makanan, membantu bawang putih membereskan rumah atau hanya menemani Bawang Putih dan ayahnya mengobrol. Akhirnya ayah Bawang putih berpikir bahwa mungkin lebih baik kalau ia menikah saja dengan ibu Bawang merah, supaya Bawang putih tidak kesepian lagi.

bawang-merah-bawang-putihDengan pertimbangan dari bawang putih, maka ayah Bawang putih menikah dengan ibu bawang merah. Awalnya ibu bawang merah dan bawang merah sangat baik kepada bawang putih. Namun lama kelamaan sifat asli mereka mulai kelihatan. Mereka kerap memarahi bawang putih dan memberinya pekerjaan berat jika ayah Bawang Putih sedang pergi berdagang. Bawang putih harus mengerjakan semua pekerjaan rumah, sementara Bawang merah dan ibunya hanya duduk-duduk saja. Tentu saja ayah Bawang putih tidak mengetahuinya, karena Bawang putih tidak pernah menceritakannya.

Suatu hari ayah Bawang putih jatuh sakit dan kemudian meninggal dunia. Sejak saat itu Bawang merah dan ibunya semakin berkuasa dan semena-mena terhadap Bawang putih. Bawang putih hampir tidak pernah beristirahat. Dia sudah harus bangun sebelum subuh, untuk mempersiapkan air mandi dan sarapan bagi Bawang merah dan ibunya. Kemudian dia harus memberi makan ternak, menyirami kebun dan mencuci baju ke sungai. Lalu dia masih harus menyetrika, membereskan rumah, dan masih banyak pekerjaan lainnya. Namun Bawang putih selalu melakukan pekerjaannya dengan gembira, karena dia berharap suatu saat ibu tirinya akan mencintainya seperti anak kandungnya sendiri.

Pagi ini seperti biasa Bawang putih membawa bakul berisi pakaian yang akan dicucinya di sungai. Dengan bernyanyi kecil dia menyusuri jalan setapak di pinggir hutan kecil yang biasa dilaluinya. Hari itu cuaca sangat cerah. Bawang putih segera mencuci semua pakaian kotor yang dibawanya. Saking terlalu asyiknya, Bawang putih tidak menyadari bahwa salah satu baju telah hanyut terbawa arus. Celakanya baju yang hanyut adalah baju kesayangan ibu tirinya. Ketika menyadari hal itu, baju ibu tirinya telah hanyut terlalu jauh. Bawang putih mencoba menyusuri sungai untuk mencarinya, namun tidak berhasil menemukannya. Dengan putus asa dia kembali ke rumah dan menceritakannya kepada ibunya.

“Dasar ceroboh!” bentak ibu tirinya. “Aku tidak mau tahu, pokoknya kamu harus mencari baju itu! Dan jangan berani pulang ke rumah kalau kau belum menemukannya. Mengerti?”

Bawang putih terpaksa menuruti keinginan ibun tirinya. Dia segera menyusuri sungai tempatnya mencuci tadi. Matahari sudah mulai meninggi, namun Bawang putih belum juga menemukan baju ibunya. Dia memasang matanya, dengan teliti diperiksanya setiap juluran akar yang menjorok ke sungai, siapa tahu baju ibunya tersangkut disana. Setelah jauh melangkah dan matahari sudah condong ke barat, Bawang putih melihat seorang penggembala yang sedang memandikan kerbaunya. Maka Bawang putih bertanya: “Wahai paman yang baik, apakah paman melihat baju merah yang hanyut lewat sini? Karena saya harus menemukan dan membawanya pulang.” “Ya tadi saya lihat nak. Kalau kamu mengejarnya cepat-cepat, mungkin kau bisa mengejarnya,” kata paman itu.

“Baiklah paman, terima kasih!” kata Bawang putih dan segera berlari kembali menyusuri. Hari sudah mulai gelap, Bawang putih sudah mulai putus asa. Sebentar lagi malam akan tiba, dan Bawang putih. Dari kejauhan tampak cahaya lampu yang berasal dari sebuah gubuk di tepi sungai. Bawang putih segera menghampiri rumah itu dan mengetuknya.
“Permisi…!” kata Bawang putih. Seorang perempuan tua membuka pintu. “Siapa kamu nak?” tanya nenek itu.

“Saya Bawang putih nek. Tadi saya sedang mencari baju ibu saya yang hanyut. Dan sekarang kemalaman. Bolehkah saya tinggal di sini malam ini?” tanya Bawang putih.
“Boleh nak. Apakah baju yang kau cari berwarna merah?” tanya nenek.
“Ya nek. Apa…nenek menemukannya?” tanya Bawang putih.

“Ya. Tadi baju itu tersangkut di depan rumahku. Sayang, padahal aku menyukai baju itu,” kata nenek. “Baiklah aku akan mengembalikannya, tapi kau harus menemaniku dulu disini selama seminggu. Sudah lama aku tidak mengobrol dengan siapapun, bagaimana?” pinta nenek.Bawang putih berpikir sejenak. Nenek itu kelihatan kesepian. Bawang putih pun merasa iba. “Baiklah nek, saya akan menemani nenek selama seminggu, asal nenek tidak bosan saja denganku,” kata Bawang putih dengan tersenyum.

Selama seminggu Bawang putih tinggal dengan nenek tersebut. Setiap hari Bawang putih membantu mengerjakan pekerjaan rumah nenek. Tentu saja nenek itu merasa senang. Hingga akhirnya genap sudah seminggu, nenek pun memanggil bawang putih.
“Nak, sudah seminggu kau tinggal di sini. Dan aku senang karena kau anak yang rajin dan berbakti. Untuk itu sesuai janjiku kau boleh membawa baju ibumu pulang. Dan satu lagi, kau boleh memilih satu dari dua labu kuning ini sebagai hadiah!” kata nenek.
Mulanya Bawang putih menolak diberi hadiah tapi nenek tetap memaksanya. Akhirnya Bawang putih memilih labu yang paling kecil. “Saya takut tidak kuat membawa yang besar,” katanya. Nenek pun tersenyum dan mengantarkan Bawang putih hingga depan rumah.

Sesampainya di rumah, Bawang putih menyerahkan baju merah milik ibu tirinya sementara dia pergi ke dapur untuk membelah labu kuningnya. Alangkah terkejutnya bawang putih ketika labu itu terbelah, didalamnya ternyata berisi emas permata yang sangat banyak. Dia berteriak saking gembiranya dan memberitahukan hal ajaib ini ke ibu tirinya dan bawang merah yang dengan serakah langsun merebut emas dan permata tersebut. Mereka memaksa bawang putih untuk menceritakan bagaimana dia bisa mendapatkan hadiah tersebut. Bawang putih pun menceritakan dengan sejujurnya.

Mendengar cerita bawang putih, bawang merah dan ibunya berencana untuk melakukan hal yang sama tapi kali ini bawang merah yang akan melakukannya. Singkat kata akhirnya bawang merah sampai di rumah nenek tua di pinggir sungai tersebut. Seperti bawang putih, bawang merah pun diminta untuk menemaninya selama seminggu. Tidak seperti bawang putih yang rajin, selama seminggu itu bawang merah hanya bermalas-malasan. Kalaupun ada yang dikerjakan maka hasilnya tidak pernah bagus karena selalu dikerjakan dengan asal-asalan.

Akhirnya setelah seminggu nenek itu membolehkan bawang merah untuk pergi. “Bukankah seharusnya nenek memberiku labu sebagai hadiah karena menemanimu selama seminggu?” tanya bawang merah. Nenek itu terpaksa menyuruh bawang merah memilih salah satu dari dua labu yang ditawarkan. Dengan cepat bawang merah mengambil labu yang besar dan tanpa mengucapkan terima kasih dia melenggang pergi.

Sesampainya di rumah bawang merah segera menemui ibunya dan dengan gembira memperlihatkan labu yang dibawanya. Karena takut bawang putih akan meminta bagian, mereka menyuruh bawang putih untuk pergi ke sungai. Lalu dengan tidak sabar mereka membelah labu tersebut. Tapi ternyata bukan emas permata yang keluar dari labu tersebut, melainkan binatang-binatang berbisa seperti ular, kalajengking, dan lain-lain. Binatang-binatang itu langsung menyerang bawang merah dan ibunya hingga tewas. Itulah balasan bagi orang yang serakah.

————————————————————————————————————————————————–

Demikianlah akhir dari cerita bawang merah bawang putih :-)

Mungkin Anda Tertarik Membaca : Legenda Tangkuban Perahu, Legenda Danau Toba,Cerita Kancil Dan Buaya,Dongeng Cinderella

Contoh Surat Penawaran Harga

Ketika Anda ingin menawarkan suatu barang maupun jasa secara resmi (official) tentulah Anda harus membuat surat penawaran harga secara tertulis serta distempel dan tanda tangan. Namun ada banyak orang yang mencari contoh surat penawaran harga terutama mereka yang masih baru terjun dalam dunia usaha.

Berdasarkan hal tersebut di atas, kami mencoba menyuguhkan beberapa contoh surat penawaran harga yang paling tidak sudah biasa kami pakai, karena perlu kami informasikan bahwa yang punya blog ini juga seorang pengusaha jasa konstruksi.

Berikut kami suguhkan beberapa contoh :

  1. Contoh 1  Klik Disini
  2. Contoh 2  Klik Disini
  3. Contoh 3  Klik Disini

Demikian beberapa contoh surat penawaran harga yang bisa kami bagikan, semoga bisa berguna dan tidak lupa kami ucapkan semoga sukses !!!

OfficeFolders theme by Themocracy | DIRECTV HDTV